Cursor

Cute Green Bow Tie Pointer

Jumat, 29 Maret 2013

LOVE?





Author : ImSunshiners
Cast : 1.Sunny SNSD [Sunny]
2.Sungmin SJ [Sungmin]



Sunny POV

"Sepertinya ia menyukaimu ."Ucap Taeyeon sambil melihat ke arah Eunhyuk . "Apa maksudmu?"Ucapku polos tak mengerti . "Lihat saja , sedari tadi ia melihatmu terus . Aku tak tahu ada apa . Yang pasti setiap melihat ke arahmu , ia selalu tersenyum . " Jelas Taeyeon padaku . "Kau ini . Tentu tidak mungkin . Ia sudah punya Hyoyeon bukan ? Jadi tidak mungkin menyukaiku . Kamu ada-ada saja . " Ucapku lalu melanjutkan aktivitasku membaca novel . Kini aku sedang berada di kantin sekolah bersama ke 3 sahabatku : Taeyeon , Yoona , dan Siwon . "Apa nanti siang kamu ada acara ?"Tanyaku pada Yoona yang sedari tadi sibuk dengan ponsel nya itu . "Sepertinya tidak , tapi aku bosan sekali . Aku ingin jalan-jalan . "Ucapnya lalu melirik ke arah Siwon dan Taeyeon . "Bagaimana kalau nanti siang kita pergi saja ?"Usul Siwon pada kami . "Aku ingin sekali pergi ke mall . "Ucapku sambil melirik ke arah ponselku melihat sudah pukul berapa . "Aku setuju dengan Sunny . Bagaimana kalau nanti siang kita pergi ke XX mall saja ? "Jawab Taeyeon dengan gembira . "Baiklah , hari ini biar aku yang jemput . "Ucap Siwon .

"Kita mau kemana sekarang?"Tanyaku kepada ke 3 sahabatku . "Aku ingin membeli komik ."Ucap Siwon . "Ah , jangan ke toko buku . Aku sedang lapar"Ucap Yoona lalu menunjuk ke arah perutnya yang ramping . Iya , diantara kami berempat , Yoona lah yang paling pintar makan . Tapi , ialah yang memiliki tubuh paling ramping diantara kita semua . "Baiklah , kita pergi ke cafe saja dulu . Setelah itu , baru ke toko buku . " Ucap ku lalu menarik tangan Taeyeon dan Yoona .

Setelah selesai makan , kami menuju ke toko buku yang ada di lantai 3 mall . Siwon dan Taeyeon pergi melihat ke arah komik . Yoona pergi ke arah rak buku yang berisi buku-buku mengenai cinta . Sedangkan aku hanya berdiri di depan rak berisi novel . Secara tidak sengaja aku menabrak seorang pria bertubuh tidak terlalu tinggi , berambut hitam , dan berkulit putih . Ia melihat ke arahku , namun aku tidak berani melihat ke arahnya . "Mianhae " Ucapku lalu langsung berlari ke arah yang lain untuk mencari teman-temanku yang lain .

"Ada apa denganmu ? Kenapa kau seperti ketakutan begitu ? " Tanya Yoona dengan bingung melihat ke arahku . "Tadii , se-ca-ra tidak se-nga-ja , aku ...... aku .... " Ucapku terbata-bata karena berlari-lari tadi nya . "Kamu nya kenapa ? " Dengan bingung Taeyeon bertanya . " Aku tidak sengaja menabrak seseorang . Karena itulah aku kabur . " Ucapku menjawab pertanyaan mereka . " Sudahlah , ayo kita pergi . Aku haus " Ucapku lalu berjalan keluar dari toko buku itu diiringi oleh ke 3 sahabatku .

"Kan , dia melihatmu lagi . " Ucap Taeyeon sambil melihat ke arah Eunhyuk . "Biarkan saja . Mungkin ia melihat orang lain . " Jawabku santai tak peduli . "Kalian tahu tidak , kabarnya ia baru putus dari Hyoyeon semalam . " Ucap Siwon sambil melihat ke arah kami bertiga . " Kamu harus hati-hati Sunny . Mungkin ia menyukai mu . " Tatapan Yoona menjadi mengerikan melihat ke arahku . " Iya-iya . " Jawabku singkat .

Hari ini Yoona ulang tahun , karena itulah ia mengundang kami ke acara ulang tahun nya . Aku dan Taeyeon pergi berbelanja dan merias diri . Malamnya , kami pun sampai di rumah Yoona diantar oleh Siwon .

Sunny


Taeyeon

Siwon

Yoona

Sungmin



"Wah , kamu cantik sekali Yoona ."Ucapku seakan terpukau dengan kecantikannya . "Iya , kamu cantik sekali hari ini . " Puji Taeyeon dan Siwon . "Terima kasih , kalian juga ^^" Ucapnya tersenyum manis .
"Jadi menurutmu aku cantik juga?"Siwon melihat aneh ke arah Yoona . Lalu mereka tertawa bersama . 
"Siapa pria itu ? " Tanya Siwon menunjuk ke arah seorang pria . "Ah , dia Sungmin . Sepupuku . Ada apa?"Tanya Yoona . "Sepertinya aku pernah melihatnya . Dimana ya ?" Ucap Siwon sambil terlihat bingung memikirkan sesuatu . " Tentu saja . Kau ingat saat kita berada di toko buku waktu itu ? Aku kan memanggilnya . "Ucap Yoona . Seketika , pria itu berjalan ke arah kami berempat berkumpul . "Kau ?"Ia menunjuk ke arahku dengan alis sebelah kirinya diangkat ke atas . "Kenapa?"Ucapku polos . Aku terlihat heran dengan pria ini . Entah mengapa ia menunjukku begitu . "Kau yeoja yang menabrakku di toko buku waktu itu kan?Mengapa kau terlihat takut melihatku ? " Dia bertanya dengan wajahnya yang imut itu . Seketika , aku memang terpesona dengan wajahnya , namun aku kembali menyadarkan diriku . "Ah , mianhae , Aku tidak sengaja menabrakmu . Aku takut kamu akan memukuli ku , karena itulah aku kabur . "Jawabku dengan wajah ketakutan . Lalu ia tertawa dan berkata , " Kau lucu . " Deg . Hatiku merasa sangat tersentuh dengan ucapannya itu . Lalu ia tersenyum dan pergi meninggalkan kami . "Ekhem . " Ke 3 sahabatku berusaha menyadarkan ku yang sedang menatap kepergian Sungmin . "Kau menyukainya?"Tanya Taeyeon dengan wajah nya yang terlihat mencurigakan . "Ah , tidak mungkin . Aku kan baru mengenal nya . " Aku tidak berani melihat ke arah mata Taeyeon . " Aku tahu ia memang tampan dan imut . Tenang saja , sudah lama kok ia menjomblo . " Kata Yoona sambil tertawa melihat ke arahku . Seakan mencoba menyindirku . Malam ini , memang malam yang menyenangkan dimana sahabatku , Yoona terlihat begitu bahagia . 

"Kau mau ikut denganku hari ini ? " Tanya Yoona kepadaku . Sekarang , aku sedang berada di rumahnya karena kita sedang membuat kue untuk pacarnya yang sedang berulang tahun , Donghae . Mereka sudah berpacaran selama 2 tahun , karena itulah Yoona selalu membuat kue sendiri untuknya . "Kemana ? " Tanyaku sambil mengaduk adonan kue . "Ke rumah sepupuku . Kamu tidak boleh menolaknya karena aku sudah mengatakannya kepada eomma ku kalau aku akan membawamu . " Paksanya kepadaku . Aku hanya mengangguk karena kupikir hari ini aku juga tidak ada kerjaan di rumah . 

"Silahkan duduk . "Sapa seorang ajhumma kepadaku dan Yoona . "Gomawo , ajhumma . "Ucapku lalu tersenyum . "Ada apa Yoona ? " Ajhumma itu terlihat ramah dan juga mempunya wajah yang cantik . " Aku ingin meminta bantuan Sungmin oppa . Apakah dia ada ? " Tanya Yoona kembali . " Ne , sebentar , biar ajhumma panggilkan dulu . " Deg . Sungmin ? Namja waktu itu ? Kenapa tiba-tiba jantung ku berdetak cepat tak karuan . Aku mengeluarkan keringat dingin seketika . "Kau kenapa ?"Yoona terlihat khawatir melihat ke arahku . "Tidak apa-apa . Hanya kepanasan . " ucapku asal ceplas ceplos . " Yoona , ada apa ? " Tiba-tiba terdengar suara seorang namja . " Oppa , bisa bantu aku mengerjakan projek ini ? " ucap Yoona lalu mengeluarkan laptopnya dan membukanya . Aku hanya duduk sambil memainkan ponselku tanpa memerdulikan mereka . 

1 jam kemudian

"Kamsahamnida oppa atas bantuannya .Aku pulang dulu . Annyeong oppa . " Ucap Yoona tersenyum sambil menggandeng tanganku . "Ne , kalian pulang dengan siapa ? Bagaimana jika aku saja yang mengantarnya ?"Tawaran Sungmin sambil tersenyum . "Boleh ? Ne , aku mau oppa . Tapi bisakah oppa mengantarkan temanku pulang juga ? " Tanya Yoona dan Sungmin hanya mengangguk dan tersenyum . 

Sepanjang jalan , kami hanya diam di dalam mobil . Sesampainya di depan rumah Yoona , ia pun turun dan pamit dengan Sungmin . Setelah itu , ia mengedipkan sebelah matanya ke arah ku . "Apa maksud anak ini ?! "Batinku . "Rumahmu dimana ? " Tanya Sungmin . " Belok saja ke kiri , oppa . " Ucapku sambil melihat ke arah jendela tanpa melihat wajahnya . " Siapa namamu?"Ia kembali memulai percakapan . "Lee Sunny , oppa  . "Jawabku singkat . Tiba-tiba perutku berbunyi , yang mengartikan bahwa , INI WAKTUNYA MAKAN . Sungmin tertawa kecil lalu berkata , " Bagaimana kalau kita makan dulu ? Aku khawatir dengan suara perutmu itu , Sunny-ah . " Aku hanya mengangguk dan terdiam malu . 

Sesampainya di restoran , kami pun memesan makanan . Aku hanya memesan semangkuk ramyun dan segelas coklat hangat . Ia hanya memesan segelas orange juice . Setelah makan , ia pun kembali mengantarku pulang , Sesampainya di depan rumah , aku pun turun dan tidak lupa mengucapkan terima kasih . "Gomawo Sungmin oppa . "Lalu membungkuk dan masuk ke dalam rumah . 

Ada apa dengan diriku ? Mengapa jantung ini berdetak cepat setiap melihat namja itu ? Apa ini yang dimaksud dengan , "CINTA"? Tidak mungkin . Kami hanya baru bertemu 3 kali . Ini tidak mungkin . 

Sunny POV End 


Sungmin POV 
Yeoja itu benar-benar lucu . Ia terlihat begitu polos dan sangat pemalu . Kenapa tiba-tiba aku memikirkannya ? Aneh . oh iya , bagaimana kalau aku meminta nomor ponsel nya saja ? Hmmm . Baiklah .

To : Yoona 
Msg : Yoona , apa kau punya nomor ponsel Sunny ? 


From : Yoona 
Msg : Ada . Ini oppa : *************** . Untuk apa ? 

Aku tidak membalasnya dan langsung men-save nomor Sunny dan meletakkan ponselku di atas meja belajarku . 

Keesokan harinya , aku bersiap-siap untuk pergi ke kuliah . Aku mengambil kunci mobil dan bergegas pergi . Sesampainya disana , secara tidak sengaja aku bertemu Seohyun dan Kyuhyun . "Seohyun "gumamku pelan . Ia melihatku , lalu tersenyum dan berjalan kembali menggandeng Kyuhyun . Seohyun adalah yeoja yang aku sukai sejak aku bersekolah dulu . Dia yeoja yang cantik , baik , dan ramah . Aku tidak berani mengungkapkan perasaanku , sampai akhirnya , Kyuhyun lah yang mengungkapkannya . Mungkin aku harus melupakannya dan mencari yeoja lain yang mencintaiku . iya , itu jauh lebih baik . Namun aku tidak bisa membohongi perasaanku sendiri . 

Seohyun - Kyuhyun 

Ting Tong 
Aku berjalan keluar dari kelas , membuka pintu mobilku dan mengendarainya . Aku berencana untuk pulang , namun di tengah jalan , secara tidak sengaja aku melihat Sunny sedang berjalan pulang , namun di belakang nya terdapat namja yang sepertinya mengikuti nya . Karena kupikir mungkin namja itu adalah penculik , aku membuka kaca mobilku dan memanggil nya , "Sunny ! " "Ah , oppa . "ucapnya lalu membungkuk . namja di belakang nya hanya terdiam dan terlihat heran . "Siapa namja itu ? " Tanyaku lalu menunjuk namja di belakangnya . "Dia teman sekelasku , dia mengikuti ku terus . "Ucap Sunny pelan . " Baiklah , ayo ikut aku . Agar ia tidak mengikutimu lagi . " Tawarku . " Bolehkah ? Gomawo oppa . " Ucapnya lalu berlari kecil masuk ke dalam mobilku . 

"Kenapa namja itu mengikutimu?"Ucapku memulai percakapan . "Aku tidak tahu . Tapi kabarnya , ia menyukaiku . Aku takut sekali . Aku bingung bagaimana cara menghindari Eunhyuk . " Ia terlihat kecewa sambil menunduk . "Bagaimana jika setiap pulang sekolah biar aku jemput saja ? Mungkin dengan begitu ia tidak akan mengikuti mu lagi . " Tawarku kembali . Entah mengapa , rasanya ingin sekali aku melindungi yeoja ini . Ia terlihat begitu polos . " Oppa ? Oppa bercanda kah ? " Ia terlihat bingung . " Annio , aku sungguh-sungguh . Mungkin dengan begitu , ia akan berpikir aku pacarmu . Jadi , dia tidak akan mengejarmu lagi , bukan ? " Tiba-tiba kalimat itu keluar sendiri dari mulutku . Kulihat ia membulatkan matanya , pertanda bahwa ia terkejut . Aku langsung berkata , " Haha , siapa suruh kamu terlalu imut . Jadinya dia suka , kan ." Pujiku padanya . Iya , dia memang seorang yeoja berwajah imut . Siapa pun yang melihatnya pasti berkata begitu juga . Ia tersenyum dan berkata , " Oppa , kamu lucu " Deg . Senyumannya itu , membuat jantung ku seakan berhenti sejenak . Lalu aku berusaha menyadarkan diri dan mengkonsenkan diri dalam mengendarai . 

"Bagaimana jika kita berjalan-jalan dulu di Sungai Han ? " Tawarku . "Ne oppa . " Ia tersenyum kembali .
Sesampainya disana , aku pun bertanya , " Sunny , menurutmu apa yang harus aku lakukan ? " Ucapku sambil menatap jalan di depan ku . Kini kita sedang berada di sungai Han . "Maksudnya oppa ? " Ia terlihat bingung . "Aku menyukai seorang gadis , tapi ia sudah punya pacar . " Ucapku . " Hanya 2 hal yang bisa oppa lakukan , melupakan nya atau memperjuangkannya . " Jawab Sunny . "Mungkin aku harus melupakannya . " Jawabku kembali . " Tapi jika oppa benar benar mencintainya . Jangan . Kejar dia . " Saunny membentuk tangannya seakan menyemangatiku . "Kau ini . Aku tetap akan melupakan nya dan menyukai yeoja lain saja . " Jawabku santai lalu secara tidak sengaja aku menggandeng tangannya . Ia terlihat terkejut . tapi tiba-tiba ia tersenyum . Aku merasa sangat nyaman bersama nya . Apa aku menyukainya ? 




Sabtu, 26 Mei 2012

I'm Still Waiting




Main Cast : Seohyun SNSD , Leeteuk Super Junior

Leeteuk POV

Sudah 1 tahun ini , setiap hari aku menunggunya dibawah pohon sakura ini.Namun dia tak pernah datang.Kemana saja kau selama ini.Aku selalu ingat dengan masa singkat dimana kita bersama dulu.



Flashback #


Namaku Leeteuk , aku besekolah di sebuah sekolah Seoul yang bernama High Seoul School.
"Hei , Leeteuk ! Sinilah.Ada yang mau kami sampaikan"Jerit salah seorang teman di kelas ku , Taeyeon.
"Ada apa?"
"Kau tahu?Murid kelas sebelah kita , Seohyun.Kau kenal tidak?"
"Tidak , memangnya kenapa?"
"Orang-orang sedang menggosipinya.Katanya dia yeoja yang tidak benar"
Aku tidak menghiraukannya.Karena aku sama sekali tidak kenal dengan yeoja yang bernama Seohyun itu.Aku pergi ke luar dari kelas dan pergi ke taman halaman belakang.Kulihat ada seorang yeoja yang sedang duduk di ayunan sambil menangis.Kulihat dia dan...."Apa yang kau lakukan disini?"Kyuhyun , ia baru saja mengejutkanku."Gwanchana"Ucapku lalu kembali melihat ke arah yeoja itu namun sudah tidak ada.
Aku merasa aneh dengan yeoja itu.Aku coba mencarinya di setiap halaman sekolah namun tidak ada.
"Siapa yeoja itu?Mengapa dia menangis?"Heranku dalam hati.


"Hahaha , dasar yeoja murahan , tak tahu diri , kau pikir kau itu siapa?Berani sekali masuk ke kelas kami ini , mulai sekarang kau tidak boleh masuk ke kelas kami ini !"Jerit yeoja-yeoja di kelas sebelahku.Aku langsung melihatnya dan...Itu yeoja tadi.Ada apa?
Kulihat yeoja itu lari sambil menangis.Kuikuti dia dan kulihat dia duduk di pinggir sungai dekat sekolah.
"Ada apa denganmu?"Aku bertanya kepada yeoja itu . Namun yeoja itu hanya diam dan tak menghiraukanku.
Tiba-tiba ia melihat kearahku dan bertanya,"Apa salahku kepada mereka?Kenapa mereka sangat membenciku?"
Aku terdiam dan hanya bisa menatapnya.Karena aku sama sekali tidak mengerti permasalahan apa yang terjadi padanya.
Dia membuka mulut kembali , "Mereka menghinaku,mengatakan aku yeoja murahan,yang selalu pergi ke hotel tengah malam.Sebelumnya , namaku Seohyun.Boleh aku tahu namamu?"
"Aku Leeteuk."Ternyata dia Seohyun , yeoja yang tadi Taeyeon katakan.
"Aku pulang dulu ya.Aku harus bekerja lagi.Ini sudah jam 6 sore.Dah"
Kulihat dia sudah mulai tersenyum dan kuikuti dia dari belakang karena aku ingin tahu apa yang dikatakan mereka benar atau tidak.
Dia berhenti di sebuah rumah kecil , sepertinya itu rumahnya.Kutunggu dia kira-kira sudah 2 jam , dia keluar dari rumah itu.Lalu ia memanggil taksi dan pergi.Kuikuti dia sampai dia berhenti di sebuah hotel."Apa yang mereka katakan benar?"Ucapku dalam hati.Ia masuk ke dalam.Aku memarkirkan mobilku terlebih dahulu lalu mengkuti nya masuk kembali.Ternyata , ia bekerja disana sebagai seorang pianis.Ternyata orang-orang di sekolah sudah salah menilainya.Aku duduk di restoran yang ada di dalam hotel itu."Cantik.Cantik sekali"Gumamku tiba-tiba.


Plok Plok Plok

Tepuk tangan semua tamu disini.Tiba-tiba Seohyun menatapku dan ia terlihat terkejut lalu segera turun dari panggung.Aku langsung lari mengejarnya dan kuraih tangan lembutnya itu.
"Kau mengikutiku?"Tanyanya bingung
"Aku hanya ingin tahu apa yang mereka katakan itu benar atau tidak"
Seohyun terkejut lalu berkata"Sekarang kau tahukan , semua itu tidak benar.Aku hanya seorang pianis tetap di hotel ini.Mereka mengira aku seorang yeoja murahan yang menjual diriku disini."
"Kenapa kau tidak katakan saja pekerjaanmu yang sesungguhnya pada mereka?"
"Mereka tidak aka percaya , karena mereka semua selalu menganggapku rendah karena aku seorang yeoja miskin."Aku hanya bisa terdiam sejenak.
"Seohyun , apakah kau sudah mau pulang?"
"Iya , aku pulang dulu ya"
"Biar aku antar"lalu aku mengajaknya ke arah mobilku.


"Sampai jumpa besok"Jeritku
"Iya , terima kasih tumpangannya , Leeteuk."Lalu ia tersenyum.Sungguh sangat cantik bagaikan seorang bidadari yang turun dari langit.

Sesampainya di rumah , aku selalu teringat wajahnya.Seperti nya aku sudah jatuh cinta dengannya.





"Kau dikeluarkan dari sekolah ini !"
Terdengar suara kepala sekolah dari ruangan kelas Seohyun . Aku mengintipnya dan...IA MENGUSIR SEOHYUN?
"Tapi , aku benar-benar tidak melakukan hal itu"
Kulihat dia menangis.
"Tapi teman-temanmu mendapatkan foto mu sedang bersama seorang pria masuk keluar dari hotel itu !"
Seohyun hanya terdiam lalu lari keluar dari kelas itu.Aku mengejarnya.
"Seohyun , maafkan aku."
"Untuk apa?"Tanyanya sambil menangis.
"Pasti mereka menagmbil foto kita semlam kan saat keluar dari hotel itu?"
Seohyun hanya diam .
"Aku pulang dulu."Lalu ia membalikkan badannya dan berjalan lurus.
Aku menarik tangannya lalu berkata , "Ikut aku"


"Ini dimana?"Tanya nya bingung.
"Taman bermain ku dulu saat kecil.Aku selalu senang saat disini.Kuharap kau juga begitu."
Tiba-tiba ia tersenyum kembali.
Kami bermain sampai malam.
"Leeteuk , terima kasih untuk semuanya."Kulihat ia tersenyum dan mengeluarkan air mata .
 "Gwanchana Seohyun.Aku suka melihatmu tertawa"Aku tak sadar mengatakan itu.Kulihat dia terkejut dan kami tehenti sejenak.
"Leeteuk"
"Ne?"
"Kau ... Me..Nyukaiku?"Tanyanya yang membuatku terkejut.
"Jika jujur , Iya."Aku mengatakannya.
"Bagaimana denganmu , Seohyun?"
"Mmm...Ne Leeteuk."Dia tersenyum kembali.
"Kau yeojachinugu ku sekarang "
Kami tertawa bersama

"Seohyun , besok aku ada lomba basket di sekolah.Kau harus datang ya."
"Aku tidak bisa datang , namun kau bisa menungguku di pohon sakur belakang sekolah.Kau harus membwa piala untukku"
"Baik Seohyun..Dahh"




Leeteuk POV End


Seohyun POV
 "Ibu , aku sudah siap."
"Baiklah , ayo kita berangkat."
 Maafkan aku Leeteuk , aku tidak dapat hadir melihatmu bermain karena aku harus pergi sekarang.Meninggalkan Seoul.Aku harus pergi ke London.Maafkan aku Leeteuk.Mungkin semalam adalah pertemuan terakhir kita.Maaf.


Seohyun POV END


Leeteuk POV
Aku memenangkan piala itu.Aku berlari menuju pohon sakura dan menunggu Seohyun.5 menit ia belum datang.Mungkin ia sedang dandan.1 jam ia belum datang , mungkin ia ketiduran.5 jam..Aku telah menunggunya selama 5 jam ia belum datang juga.Aku berangkat ke rumahnya dan tidak ada orang.Kutanya pada tetangga nya , "Mereka sudah berangkat ke London tadi pagi"

Apa?Seohyun pergi?Kujatuhkan piala itu dan kepalaku pusing.Pusing sekali.
"Ia pergi"





Flashback END
Aku selalu menunggunya pulang . Sampai sekarang , dan selamanya .....



END